Yearround #1: January
Namaku ada dua. Semula kau memanggilku dengan satu nama, kemudian tahun berlalu dan di bibirmu namaku telah berganti. Rasanya aneh, seolah-olah kau telah mengenalku lebih lama dari yang sebenarnya. Kau tertawa. Dahi pada dahi, kau bilang, "Mungkin kita memang sudah lama saling mengenal."
Aku tidak percaya pada belahan jiwa. Kau tidak percaya hubungan ini akan bertahan lama. Romansa di antara kita adalah sesuatu yang selalu dipertanyakan.
Jadi kualihkan pandaganku, tidak mampu untuk ikut tertawa. Tanganku yang meraih tanganmu, sayangnya, berdoa untuk sesuatu yang lebih permanen dari sekadar kenangan.
Eta Wardana
Sragen, 24 Juni 2018
Comments