Review Drama: Descendants of the Sun
Dimulai dari sebuah kecelakaan yang melibatkan seorang pencopet, anggota Special Forces (Pasukan Khusus) Militer
Korea, Yoo Shi Jin, bertemu dengan seorang dokter bedah super sibuk Kang Mo
Yeon. Call it love at the first sight;
romansa terbentuk di antara mereka berdua. Namun tuntutan pekerjaan membuat Yoo
Shi Jin menjadi sosok yang misterius dan seringkali terpaksa pergi di tengah
acara kencan mereka berdua. Hal itu membuat Kang Mo Yeon memutuskan untuk
mengakhiri hubungan mereka.
Beberapa waktu kemudian, sebuah insiden dengan kepala rumah sakit tempatnya
bekerja membuat Kang Mo Yeon dikirim paksa ke sebuah misi sukarela (notice the pun?) ke sebuah
negeri bernama Uruk. Di sana, secara mengejutkan, ia kembali dipertemukan
dengan Yoo Shi Jin yang bekerja bersama Pasukan Penjaga Perdamaian PBB. Apakah
takdir berusaha untuk tetap menyatukan mereka?
Descendantsof the Sun sempat menjadi drama paling populer Korea di tahun 2016. Gabungan antara
romansa, komedi, dan action membuat
serial drama ini menjadi kesayangan banyak penonton. Diisi pula dengan
aktor-aktor yang piawai seperti Song
Jong Ki, Song Hye Kyo, dan Jin Goo, Descendants of the Sun
kerap disebut sebagai drama terbaik Korea.
Opini saya tidak selaras. Meski menikmati setiap episodenya, saya tidak
bisa menyebut Descendants of the Sun sebagai salah satu drama terbaik Korea.
Drama ini bahkan tidak masuk dalam daftar serial drama Korea favorit saya (yang
saat ini masih dipuncaki oleh Sungkyunkwan Scandal dan Innocent
Man di mana Song Joong Ki pernah bermain pula di dalamnya).
Alasan saya menonton drama ini bukan karena Song Joong Ki, meskipun
performa-nya di dua drama favorit saya memang memukau. Alasan saya menonton
drama ini justru adalah Kim Ji Won
(pemeran Yoon Myeong Joo) yang pernah bermain di To The Beautiful You, One Sunny
Day, dan The Heirs. Sejak awal, aktingnya
sudah menarik perhatian saya. Dan di Descendants of the Sun, interaksinya
bersama Jin Goo (pemeran Seo Dae Young) benar-benar berhasil membuat saya jatuh
cinta.
Perlu diingat bahwa Descendants of the Sun tidak hanya
bercerita tentang kisah cinta Yoo Shi Jin dan Kang Mo Yeon saja. Ada juga kisah
tentang Yoon Myeong Joo dan Seo Dae Young. Yoon Myeong Joo adalah anak
perempuan dari Panglima Jenderal Pasukan Khusus Militer Korea Selatan. Ia juga
berprofesi sebagai dokter tentara. Sementara Seo Dae Young adalah bawahan Yoo
Shi Jin di Pasukan Khusus. Mengingat bahwa ayahnya adalah seorang
panglima jenderal berbintang tiga dan bahwa Myeong Joo sendiri hanya setingkat di
bawah Yoo Shi Jin, hubungan Myeong Joo dengan Seo Dae Young tidak direstui. Hal
ini menciptakan konflik dalam kisah cinta mereka yang membuat saya bersimpati
seketika.
Saya perlu bersyukur dengan keberadaan Jin Goo dan Kim Ji Won dalam drama
ini, karena jika tidak, mungkin saya tidak akan pernah selesai menonton serial
ini.
Meski dipenuhi dengan aktor piawai bersama karakter yang benar-benar luar
biasa, Descendants of the Sun memiliki sejumlah kelemahan. Pertama,
kisahnya tidak memiliki plot jelas. Drama ini terdiri dari sejumlah insiden
(penculikan, bencana alam, misi berbahaya) yang penulis naskah ciptakan untuk
membuat kisah cinta kedua tokoh utama tidak bisa mulus. Inilah kelemahan utama
dalam drama ini: terlalu banyak konflik silih berganti. Memang, pada satu atau
dua konflik pertama, cerita terasa seru dan menegangkan. Namun setelahnya,
cerita akan terkesan monoton karena, well,
ada banyak konflik, tetapi tidak ada konflik utama. It seems like we’re getting nowhere. Nothing is resolved.
Kedua, tidak ada perkembangan karakter. Hal ini mungkin dikarenakan hampir
semua tokohnya adalah orang dewasa yang sudah yakin dan mantap pada jati diri
mereka sendiri. Sebenarnya bisa jadi potensi bagus, namun ketika dihadapkan
pada 16 episode panjang di mana karakter sama sekali tidak mengalami perubahan
atau bahkan melakukan kesalahan fatal (situasi selalu salah, tapi tidak dengan
tokohnya. I mean, they’re too perfect!),
cerita menjadi kurang realistis. People
change all the time, you know. Meeting a new person always means there is
something changing inside yourself. Experiencing something new does the same
thing. Saya tidak melihat perubahan dalam diri mereka. Sampai akhir, Yoo
Shi Jin adalah Yoo Shi Jin yang memulai kisah ini. He doesn’t feel real.

Ketiga, aktor asing yang kebanyakan masih amatir sehingga beberapa adegan
terasa terlalu superficial. Can’t blame them, though, it’s all about
production.
Keempat, soundtrack. Saya
menyukai tiap-tiap lagunya secara terpisah, namun ketika diimplementasikan ke
dalam adegan-adegannya, it feels off
somehow. Mungkin karena pada sejumlah adegan, saya rasa keheningan akan
lebih tepat digunakan daripada musik. Atau mungkin instrumental tanpa vokal
akan lebih sesuai. Kadang-kadang, penempatan yang kurang tepat itu membuat soundtrack-nya terdengar seperti distraksi
yang mengganggu kefokusan dan agak mengacaukan emosi saya saat menonton.
Kelima, ending. Saya rasa ada
perubahan rencana dalam pembuatan serialnya sendiri. Di akhir, sutradara seolah
hanya ingin membuat senang penonton dengan menyuguhkan happy ending yang magis itu. Namun setelah saya pikir-pikir, sad ending juga menjadi agak janggal. Mungkin
dikarenakan tidak ada plot jelas, sehingga tidak bisa diambil ending yang memuaskan juga.
Terlepas dari kelemahan-kelemahan tersebut, Descendants of the Sun
juga memiliki banyak hal yang saya sukai.
Yang utama tentu saja keberadaan Yoon Myeong Joo dan Seo Dae Young. Kisah
cinta mereka, lain dengan tokoh utama, lebih mudah saya pahami dan apresiasi.
Pendalaman karakter mereka benar-benar mengagumkan. Ini keempat kalinya saya
melihat akting Kim Ji Won, dan ia selalu berhasil membawakan aura yang baru.
Saya hampir lupa akan presensinya yang kuat sebagai Yoo Rachel di The
Heirs. She looks like a
completely different person!
Kedua adalah dedikasi yang masing-masing tokoh berikan pada profesi mereka.
Bisa dibilang, inilah inti utama dari Descendants of the Sun, dan pesannya
tersampaikan dengan sempurna.
Ketiga adalah visual. I mean, wow,
guys, it’s so stunning! Sebagian adegan diambil di luar negeri—Yunani, jika
saya tidak salah ingat—dan sangat, sangat indah. Jangan lupa juga visual para
aktornya. It’s another level of stunning.
Just look at the poster!

Ada banyak hal yang gagal saya sampaikan dalam resensi ini, but overall, Descendants of the Sun
telah menjadi perjalanan melelahkan yang saya nikmati. Contradiction? No need to wonder. Saya agak bingung dalam
menentukan rating drama ini. I don’t hate it, but don’t really like it
too. It’s good, but there are some flaws I can’t just ignore. Well, sepertinya tiga bintang akan
menjadi skor yang cukup memadai.
Comments
tapi satu hal yang begitu mengganjal dihati, kenapa sersan seo dae yong tidak kunjung naik pangkat, mengigat dia juga pernah menjdi pelatih dari si kapten
penasaaran