Puisi: Sebelum Aubade Berlaga
Aku melihatmu tumbuh,
berbalut tubuh rapuh, kembangkan cangkang nuansa tangguh
Aku melihatmu luruh,
berjuang sembunyikan sedu, berlindung kanopi tempat teduh
Aku melihatmu jatuh,
tak perlu menangis gaduh, biarkan lukamu kubasuh
Aku melihatmu jauh,
tiap kau berlalu, pura tak acuh, lagi matamu tanpa labuh
Aku melihatmu bak malaikat mungil bersayap,
kilau di mata gelap, biarkan terlelap, cobalah tetap gemerlap
Aku tahu kau sadar, meski tak pernah kuungkap dengan radar
tapi sekali ini, ijinkanlah,
bentuk tunggal salam perpisahan,
kukata, "Aku menyayangimu. Sampai jumpa."
Kugaungkan aubade, wajahmu tak kunjung lenyap,
(semoga selamat tinggal tak perlu kuucap)
(Sragen, 12 April 2013)