The Prisoner of Beauty (2025)
Jika kau tahu suamimu menginginkan kepalamu dipenggal dan darah keluargamu membanjiri tanah, bisakah kau tidur di sampingnya tanpa rasa takut? Lucunya, entah bagaimana, Xiao Qiao bisa. Angin musim gugur menyusup dari celah pintu dan jendela. Terang belasan lilin menghiasi malam, mengiringi napas teratur Wei Shao yang berbaring terlelap di atas dipan di dekat pintu samping kamar mereka. Di atas kuda, ia nampak gagah. Seolah puluhan siklus matahari telah ia lewati dan ratusan pergantian musim telah ia alami. Namun saat Xiao Qiao melihat lebih dekat, mengamati sedikit lebih lama, ia menyadarinya. Masa muda. Sedikit sifat kekanak-kanakan dari laki-laki yang enggan mengaku salah. Kekeraskepalaan yang hadir karena belum banyaknya pengalaman. Hati yang mudah bersimpati, tapi diperisai rasa takut terluka. Hati yang ingin memaafkan, tapi dibelenggu rasa bersalah. Di sanalah Xiao Qiao kemudian memahaminya—mereka sebaya. Satu generasi. Dua remaja yang harusnya tumbuh dengan masa kecil yang s...




.jpg)



